Cirebon — Kamis, 24 September 2026 Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Manajemen Pendidikan Islam dalam program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) terus memperkuat tata kelola administrasi pendidikan di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) dan jaringan Community Learning Center (CLC) di Sabah, Malaysia. Dalam tahapan kegiatan terbaru, tim mahasiswa fokus melakukan klarifikasi data digital berbasis data CLC guna mempermudah peninjauan jumlah siswa, sekaligus mengoordinasikan pemberian nomor urut pada ijazah untuk mempercepat proses pencarian saat distribusi.
Clarifikasi Data Digital: Akselerasi Peninjauan Jumlah Siswa CLC
Sebagai sekolah induk (holding school), SIKK membawahi puluhan CLC yang tersebar di wilayah perkebunan dan pelosok Sabah. Mobilitas anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggi kerap memicu ketidaksesuaian antara data riil di lapangan dan sistem basis data terpusat.
Untuk mengatasi kendala tersebut, mahasiswa PLP UIN SSC melakukan pemutakhiran dan klarifikasi data digital secara menyeluruh. Proses verifikasi ini mencakup:
-
Sinkronisasi Jumlah Siswa Aktif: Mengonsolidasikan data angka partisipasi siswa dari tiap-tiap sanggar CLC agar rekapitulasi data murid dapat ditinjau secara real-time dan akurat.
-
Validasi Identitas Digital: Memastikan kecocokan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), nama, serta status jenjang pendidikan (Paket A, B, C, maupun formal).
-
Pemetaan Statistik Per Wilayah: Mengelompokkan data digital berdasarkan zonasi CLC guna memudahkan evaluasi distribusi sarana dan kebutuhan guru.
"Klarifikasi data digital ini sangat vital. Dengan database yang presisi, pimpinan sekolah dan pengelola CLC dapat dengan cepat meninjau jumlah siswa secara tepat demi penyusunan kebijakan pendidikan yang akurat."
Pengoordinasian Nomor Urut Ijazah: Efisiensi Distribusi BerkasKelulusan
Selain penataan data digital, tantangan terbesar berikutnya adalah manajemen penyerahan ribuan lembar ijazah lulusan yang tersebar di berbagai wilayah Sabah. Mahasiswa PLP UIN SSC mengoordinasikan secara langsung pemberian dan pengarsipan nomor urut pada ijazah.
Sistem penomoran urut yang terstruktur ini memberikan dampak nyata pada operasional kearsipan:
-
Pencegahan Berkas Tertukar: Setiap dokumen ijazah diberikan nomor urut registrasi yang terikat langsung dengan data induk siswa di CLC asal.
-
Mempercepat Proses Pencarian: Saat tahapan distribusi berlangsung, petugas cukup merujuk pada kode dan nomor urut tanpa harus mencari secara manual di antara tumpukan ribuan berkas.
-
Transparansi Tracking Penyerahan: Memudahkan pemantauan status penyerahan ijazah, baik yang diambil langsung di SIKK maupun yang dikirimkan ke CLC di wilayah perkebunan.
Kontribusi Nyata Mahasiswa UIN SSC untuk Akses Pendidikan Anak PMI
Langkah sistematis yang dilakukan mahasiswa UIN SSC ini mendapat apresiasi dari pihak SIKK dan pengelola CLC. Efisiensi tata kelola data dan ijazah tidak hanya mempermudah kerja administratif sekolah, tetapi juga memastikan anak-anak PMI mendapatkan hak dokumen kelulusan mereka secara cepat dan tepat waktu.
Pengalaman mengurai dan menstrukturkan tata kelola data di kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) serta mancanegara ini makin mengasah kapasitas manajerial dan kepemimpinan mahasiswa UIN SSC sebagai calon pendidik serta pengelola lembaga pendidikan masa depan.

